Selasa, 18 November 2025

Pendaftaran IPDN 2025 Dibuka Simak Syarat Lengkap dan Tahapan Seleksinya

Pendaftaran IPDN 2025 Dibuka Simak Syarat Lengkap dan Tahapan Seleksinya

Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) kembali menjadi salah satu sekolah kedinasan yang paling diminati oleh lulusan sekolah menengah atas di Indonesia. Di bawah naungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), seleksi penerimaan calon praja (SPCP) IPDN menerapkan standar ketat guna menjaring kader pemerintahan yang berkualitas.


​Para kader ini nantinya diproyeksikan untuk mengisi berbagai pos strategis di pemerintahan daerah maupun pusat, sesuai dengan daftar fakultas dan jurusan IPDN yang tersedia. Oleh karena itu, selain persiapan fisik, pemahaman mengenai orientasi akademik juga menjadi nilai tambah bagi calon pendaftar.


​Bagi peserta yang berniat mendaftar, memahami detail persyaratan dan alur seleksi merupakan langkah awal yang krusial. Pendaftaran umumnya dilakukan secara terpusat melalui portal resmi Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) yang dikelola oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).


​Berikut adalah rincian lengkap mengenai persyaratan umum, administrasi, hingga tahapan seleksi yang harus dilalui.


​Persyaratan Umum Pendaftaran

​Berdasarkan mekanisme penerimaan tahun-tahun sebelumnya, Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) menetapkan kriteria dasar yang bersifat mutlak. Calon peserta wajib merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) dengan rentang usia minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun pada saat pendaftaran dibuka.


​Selain aspek kewarganegaraan dan usia, aspek fisik juga menjadi sorotan utama. Berikut rincian syarat umum yang perlu diperhatikan:


  • ​Tinggi Badan: Pria minimal 160 cm dan wanita minimal 155 cm.
  • ​Kesehatan Fisik: Tidak bertato atau memiliki bekas tato, serta tidak bertindik atau memiliki bekas tindik bagi pria (kecuali karena ketentuan agama/adat).
  • ​Status Pernikahan: Belum pernah menikah, tidak sedang hamil/melahirkan (bagi wanita), dan bersedia tidak menikah selama masa pendidikan.
  • ​Bebas Narkoba: Tidak menggunakan kacamata/lensa kontak dan bebas dari penyalahgunaan narkoba yang dibuktikan dengan surat keterangan dokter.


Peserta juga tidak diperkenankan sedang menjalani atau terancam hukuman pidana karena melakukan kejahatan. Ketentuan ini bertujuan menjaga integritas calon aparatur sipil negara sejak dini.


​Dokumen dan Persyaratan Administrasi

​Selain kesiapan fisik, kelengkapan berkas seringkali menjadi faktor penentu kelulusan di tahap awal. Calon praja diwajibkan mengunggah dokumen asli yang dapat dipertanggungjawabkan keabsahannya. Ketelitian dalam tahap ini sangat diperlukan, mengingat persaingan untuk masuk ke program studi dan fakultas unggulan di kampus ini sangat ketat.


​Dokumen yang wajib dipersiapkan antara lain:


  • Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) atau Surat Keterangan Kependudukan dari Dukcapil.
  • ​Kartu Keluarga (KK).
  • ​Ijazah asli atau Surat Keterangan Lulus (SKL) bagi lulusan tahun berjalan.
  • ​Pas foto berwarna dengan latar belakang merah.
  • ​Surat Keterangan Belum Menikah dari kelurahan/desa setempat.
  • ​Pakta Integritas yang telah ditandatangani di atas materai.



​Seluruh berkas tersebut harus diunggah ke portal Dikdin BKN sesuai dengan format dan ukuran file yang ditentukan. Kesalahan kecil seperti format foto atau data NIK yang tidak sinkron dapat berakibat fatal.


​Tahapan Seleksi Sistem Gugur

​Seleksi penerimaan calon praja IPDN menggunakan sistem gugur. Artinya, peserta yang tidak lolos pada satu tahapan tidak dapat melanjutkan ke tahapan berikutnya. Rangkaian tes ini dirancang untuk mengukur kompetensi intelektual, mental, dan fisik peserta.


​Berikut adalah urutan tahapan seleksi IPDN:


1. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)

​Tahap ini dilaksanakan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) oleh BKN. Peserta akan diuji melalui tiga materi utama, yakni Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Nilai ambang batas (passing grade) menjadi penentu utama untuk lolos ke tahap selanjutnya.

Peserta seleksi calon praja IPDN sedang mengerjakan tes SKD menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT)

2. Tes Kesehatan Tahap I

​Pada tahap ini, tim kesehatan akan melakukan pemeriksaan fisik luar dan dalam untuk memastikan peserta dalam kondisi prima dan memenuhi standar kesehatan calon praja.

​3. Tes Psikologi, Integritas, dan Kejujuran

​Tes ini bertujuan untuk mengukur kestabilan emosi, kecerdasan, serta integritas personal calon praja. Aspek psikologis dinilai krusial mengingat tekanan kerja dan pendidikan di asrama yang cukup tinggi.

​4. Tes Kesehatan Tahap II

​Berbeda dengan tahap pertama, pemeriksaan kesehatan tahap kedua lebih mendalam, meliputi pemeriksaan laboratorium, rontgen, dan kesehatan organ dalam lainnya guna memastikan tidak ada penyakit kronis yang diderita.



​5. Tes Kesamaptaan dan Pemeriksaan Penampilan

​Tes kesamaptaan meliputi lari, push-up, sit-up, pull-up (untuk pria) atau chinning (untuk wanita), dan shuttle run. Kemampuan fisik sangat menentukan karena pola pendidikan di IPDN bersifat semi-militer. Penampilan fisik dan postur tubuh juga akan dinilai kembali pada sesi ini.

Peserta seleksi penerimaan IPDN sedang melakukan tes kesamaptaan lari mengelilingi lapangan

​Setelah seluruh rangkaian tes selesai, panitia akan melakukan verifikasi akhir sebelum mengumumkan peserta yang dinyatakan lulus menjadi Calon Praja IPDN. Calon praja yang lulus kemudian akan memulai pendidikan sesuai dengan pilihan jurusan di IPDN yang telah ditentukan berdasarkan hasil seleksi dan minat peserta.


​Bagi calon pendaftar, disarankan untuk rutin memantau informasi terkini melalui laman web Kemendagri atau media sosial resmi IPDN agar tidak tertinggal informasi jadwal pelaksanaan. Persiapan yang matang, mulai dari kelengkapan administrasi hingga kesiapan fisik dan akademik, menjadi kunci utama menembus ketatnya persaingan masuk kampus kepamongprajaan ini.

Gambar : Canva 

Penulis : Nurwanda Noralita 

Referensi : 

www.antaranews.com

www.tempo.com

fahum.umsu.ac.id

Postingan Terkait

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *